PERMAINAN MASA KECIL

By Jakongsu

Masa kecilku di kampung kalau kuingat-ingat menggelikan juga. Kok bisa-bisanya ya waktu aku masih kecil dah pacaran malah sudah berbuat jauh pula. Ceritanya gini. Waktu itu aku tinggal di desa yang jauh dari kota. Anak-anak di desa tidak bermain di mall seperti di kota, lha wong di desa gak ada mall. Yang ada cuma pasar, itu pun tidak setiap hari ada. Pasar ramai pada hari-hari tertentu saja.

Kami anak anak, waktu itu kalau nggak salah ingat aku masih kelas 6 SD kalau menghabiskan waktu bermain di sawah, dirumah kadang-kadang berenang di sungai. Cari ikan, cari buah-buahan ya apa saja. Kalau malam kami sering main di halaman rumahku yang luas. Kebetulan halaman rumahku seperti memiliki alun-alun kecil di samping rumah, jadi tempat itu dijadikan pusat bermain anak-anak di sekitar rumahku.

Soal bermain-main rasanya tidak usaha dibahas panjang lebar. Ada satu permainan yang mengesankan dan sampai sekarang masih terus ku ingat , sehingga akhirnya aku tuturkan dalam cerita ini . Kami jika selepas magrib sering berkumpul, anak laki-laki dan perempuan. Umumnya usia kami sebaya antara kelas 5 dan kelas 6 SD.

Pada usia segitu, kami belum merasa berbeda antara anak laki-laki dan perempuan. Jadi tidak ada rasa risi misalnya aku laki-laki bermain dengan anak perempuan. Hanya saja mainan khas anak perempuan, kami yang laki-laki tidak memainkannya. Namun ada mainan yang laki perempuan berbaur. Permainan itu adalah main umpet-umpetan atau bersembunyi. Aturan mainnya tidak usah aku jelaskan, karena nanti jadi nglantur. Kuanggap semua pembaca udah tau lah

Permainan umpet-umpetan biasa kami mainkan selepas waktu magrib sampai sekitar jam 9. Kuingat benar waktu itu aku merupakan anak yang pandai bersembunyi sehingga aku jarang ditemukan. Ketika giliran aku bersembunyi aku segera berlari ke belakang rumah yang agak gelap. Kebetulan di situ ada lemari yang baru setengah jadi. Posisinya tidak terlalu rapat ke dinding. Diantara celah itulah aku bersembunyi. Rupanya Ida mengikutiku mencari persembunyian. Ketika aku menyelip diantara lemari dengan dinding dia memaksa ikut pula bersembunyi disitu. Celahnya tidak begitu besar, tetapi untuk dua anak sekecil kami masih bisa muat, tapi ya harus berdiri berhimpitan. Ida memaksa bersembunyi bersamaku, sehingga badan kami berhimpitan di sela-sela lemari itu. Dia membelakangiku sehingga aku seperti memeluk Ida dari belakang. Pantatnya yang agak tonggeng menekan bagian kemaluanku. Kami berusaha tidak menimbulkan suara sehingga berdiri mematung. Namun penisku yang tertekan pantat Ida rupanya memberi rangsangan. Tanpa aku sengaja, penisku jadi menegang.

“Apaan sih ini keras-keras,” kata Ida merasa risi, karena penisku menekan pantatnya.

“Jangan berisik nanti ketauan,” kataku.

Ida akhirnya diam, dan aku merasakan kenikmatan menjalar ke seluruh tubuhku.

Mungkin karena naluri, aku memeluk Ida lebih rapat. Padahal pada waktu itu aku belum pernah merasakan nafsu kepada perempuan. Namun karena dorongan naluri saja mungkin maka aku memeluk Ida lebih rapat, agar kemaluanku lebih tertekan. Ida diam saja.

Mungkin sekitar 5 menit sampai terdengar Udin berteriak menyerah baru kami keluar dari persembunyian. Berikutnya aku kembali sembunyi di tempat tadi. Ternyata Ida kembali mengikutiku. Posisinya sama lagi seperti tadi. Aku kembali memeluk Ida rapat-rapat, karena rasanya nikmat sekali penisku tertekan pantat Ida.

Aku tidak ingat benar asal muasalnya, tetapi ketika tanganku memeluk, aku menyentuh dada Ida. Ada setumpuk daging empuk. Kemaluanku makin mengeras dan aku gesek-gesekkan. Ida rupanya risih karena tanganku menyentuh teteknya yang baru tumbuh dan penisku menekan-menekan pantatnya. Tanganku ditepisnya dari wilayah dada dan dia kelihatannya tidak suka aku pegang tetek kecilnya. Kuingat betul waktu itu Ida hanya mengenakan kaus oblong dan seperti singlet dilapisan dalamnya. Aku lalu mengingatkan Ida agar tidak berisik. Dia kemudian menurut dan diam, tapi tanganku berusaha disingkirkannya dari susu kecilnya. Tapi aku suka memegang susu kecilnya rasanya kok enak, empuk-empuk gitulah. Dia lalu aku ancam, kalau tanganku tidak boleh memegang dadanya dia akan kutinggal bersembunyi di tempat lain. Ida yang penakut akhirnya menahan agar aku tidak pergi. Dia akhirnya membiarkan tanganku meremas-remas teteknya. “Jangan keras-keras mas, sakit,” katanya.

Aku meremasnya pelan=pelan sambil menikmati keempukan tetek kecilnya.

Lama-lama aku bosan meremas dadanya dari luar. Aku ingin tahu bagaimana sesungguhnya bentuk teteknya. Aku berusaha memasukkan tanganku dari bawah. Belum kesampaian maksudku, Ida sudah mencegah. Aku kembali mengancam akan meninggalkannya. Dia yang penakut akhirnya menyerah dan membiarkan aku menjulurkan tanganku dari bawah kausnya.

Ketika aku jamah masih terasa ada penghalang kaus singletnya. Aku lalu menyuruh Ida untuk mengeluarkan kaus singletnya. Ida menuruti dan aku segera menggapai buah dada kecil. Waktu itu kurasa lucu sekali, ada daging empuk nyembul sepasang dan ujungnya agak mengeras kecil. Ida diam saja kuremas-remas, dia hanya mengingatkanku agar jangan terlalu keras meremasnya.

Kepala Ida kemudian malah disandarkan ke bahuku. Aku heran, dia bernafas seperti kecapaian habis lari-lari. Aku waktu itu sungguh tidak mengerti.

Setelah puas, aku mengakhiri meremas-remas dada Ida. Kami pun lalu kembali berkumpul dengan anak-anak lainnya. Malamnya aku tidak bisa tidur, memikirkan perasaan nikmat meremas tetek si Ida. Timbul di pikiranku untuk lain waktu melihat bentuknya.

Kesempatan itu akhirnya datang ketika suatu hari aku bersama Ida mencari kayu bakar di hutan. Hutan kecil letaknya agak jauh di belakang rumahku. Kami jalan berdua melintasi sawah yang habis dipanen. Di hutan , yang sebetulnya bukan hutan lebat, kami mengumpulkan ranting-ranting kering. Setelah cukup banyak dan diikat agar mudah membawanya kami pun istirahat. Di situ kebetulan ada pohon seri. Kami mengambil buah-buah seri yang sudah merah dan segera melahapnya. Lumayan juga untuk mengatasi haus. Di bawah pohon seri itu cukup bersih karena tidak ada rumput. Tanahnya seingatku ditutupi oleh guguran daun kering, sehingga kami bisa istirahat duduk di bawah kerindangannya.

Aku teringat oleh keinginanku melihat dada Ida. Keinginan itu aku sampaikan ke Ida, tanpa basa-basi. Maklumlah anak-anak tidak mengerti soal merayu dan basa basi. Ida serta merta menolak keinginanku sambil menutup kedua tangannya ke dadanya. Ah sialan pikirku, bertingkah amat si Ida. Aku lalu mengeluarkan jurus ancaman. Kalau dia tidak mau memperlihatkan teteknya maka aku tidak mau menemaninya lagi mencari kayu bakar. Kayu bakar memang hanya ada dihutan ini. Kami warga desa umumnya memasak dengan kayu bakar, sehingga jika Ida tidak mencari kayu bakar dia akan dimarahi ibunya.

“Ya udah, tapi jangan lama-lama ya aku malu, tau,” katanya yang kuingat waktu itu.

Ida lalu kusuruh membuka atasannya.

Dia membuka atasannya, tapi menutup dadanya dengan baju yang sudah terbuka. Aku tentu saja protes karena tidak bisa melihat. Dibukanya sebentar lalu ditutup lagi. Aku kurang puas dengan melihat sepintas lalu. Aku mau melihatnya sepuas-puasnya.. Kemaluan ku sudah mengeras dari tadi. Setiap aku mengingat dada Ida aku selalu begini.

Ida akhirnya membiarkan aku melihat sepuasnya. Aku bahkan kemudian meraba dan menekan-nekan dada montok tapi masih kecil. Kulihat bentuknya lucu dengan ujung lancip berwarna agak gelap. Puting susunya kelihatannya masih sama besarnya dengan punyaku. “Pelan-pelan mas, sakit kalu diremas kuat-kuat.

Aku meremas-remas sepuasku dan memperhatikan tetek kecil Ida dari depan. Tiba-tiba Ida memelukku dari depan. Aku tidak tahu kenapa dia jadi begitu. Aku protes karena jadi susah melihat dan memegang teteknya, tapi Ida malah makin erat memelukku. Penisku jadi tertekan perutnya, sehingga rasanya jadi makin keras aja.

Ida kubaringkan dikakiku pada posisi bersila. Dia melemas dan mengikuti kemauanku. Mungkin karena tidak sengaja roknya terangkat agak tinggi. Aku lalu menyingkap roknya. Tapi tangan ida segera mencegah dan menurunkan kembali roknya.

Aku waktu itu minta agar Ida memperbolehkan aku melihat sebentar saja. Mungkin karena dia sudah agak terangsang atau karena takut tidak aku temani cari kayu bakar akhirnya aku boleh menyingkap roknya.

Ida mengenakan celana dalam dari katun yang agak longgar, sehingga sebagian kemaluannya terlihat dari samping. Ini membuatku penasaran untuk sekalian melihat kemaluannya. Tanpa bilang apa apa aku berusaha menguak bagian samping celananya untuk melihat bentuk kemaluan Ida. Ida terkejut dan tangaku dipegangnya. Aku bilang aku ingin liat sebentar saja. Agak lama akhirnya dia baru melepas tanganku. Aku menguak celana dalamnya . kelihatan belahan memeknya dengan benjolan kemaluan. Aku ingat waktu itu Ida belum memiliki jembut,ajdi masih pelontos. Diantara belahan itu seperti ada daging tumbuh menyembul. Aku makin penasaran sehingga ingin menguak belahan memeknya. Namun karena celah celana dalamnya tidak begitu besar jadi agak susah melihat celah memek Ida.

Aku kemudian menurunkan celana dalamnya. Meski Ida berusaha menahannya, tetapi akhirnya aku berhasil melepas celana dalamnya.

Setelah terlepas aku duduk diantara kedua pahanya yang dikangkangkan. Aku puas melihat belahan memek Ida yang warnanya memerah. Sembulan daging yang muncul diantara memek Ida tadi rupanya adalah bibir memeknya. Aku baru tau kalau memek perempuan itu adanya dibagian bawah. Tadinya aku kira berada di depan seperti kemaluan laki-laki. Bentuk memek perempuan lucu banget, belahannya terus menyambung sampai ke pantat. Aku lihat dengan melebarkan lipatan memeknya ada lubang kecil. Aku kira disitulah lubang kencing perempuan.

Ida protes ketika memeknya aku sibak-sibak, sakit katanya.

Setelah puas aku mengakhiri permainan itu dan kami kembali pulang menggendong kayu bakar. Ida menjadi patner tetapku mencari kayu bakar. Jika ada anak lain yang mau ikut kami larang. Sebabnya setiap kami mencari kayu bakar aku selalu membuka memek Ida. Rasanya kok menyenangkan melihat memeknya berkali-kali. Jadi setiap kali sudah melihat, rasanya seperti lupa jadi ingin lihat lagi keesokan harinya.

Aku terbiasa melihat memek Ida, dan ida pun sudah tidak lagi mencegah jika aku ingin melihat memeknya. Kami sudah bebas. Satu kali Ida protes karena dia belum pernah melihat kemaluanku. Aku waktu itu benar-benar malu, untuk menunjukkan kemaluanku ke Ida. Ida kemudian mengancam tidak mau lagi membuka baju dan celananya kalau aku tidak memperlihatkan burungku.

Aku akhirnya menyerah dan memelorotkan celanaku sebentar memperlihatkan burungku yang ngacung lalu buru-buru menutupnya lagi. Ida tentu saja protes. Akhirnya kami berdua sepakat untuk bersama sama membuka celana. Dengan hitungan 1,2,3 celana kami buka. Ida tertawa geli melihat burungku. Aku waktu itu sudah sunat, sehingga ada bentuk topi baja di ujung penisku. Mulanya aku tidak mau burungku dipegang Ida, Tapi karena dia bilang tidak adil. Akhirnya aku menyerah dan membiarkan dia memegang burungku. Burungku dipencet agak kuat. Aku kaget dan menarik tubuhku, karena sakit. Aku minta Ida memegangnya jangan ditekan kuat-kuat. Akhirnya Ida memegang agak lembut. Ada rasa nikmat menjalar ke seluruh tubuhku.

Kuajari Ida agar menggengam penisku dengan lembut. Dia menuruti dan aku merasa makin nikmat. Mungkin juga karena naluri aku menggenggam tangan Ida yang sedang menggenggam penisku dan melakukan gerakan mengocok. Padahal aku waktu kelas 6 SD belum tahu soal onani. Rasanya nikmat sekali dikocok tangan Ida. Dia kuminta melakukan terus sementara aku berusaha memegang teteknya lalu memeknya. Tiba-tiba knikmatan luar biasa menjalar kelseluruh tubuhku. Aku merasakan denyut-denyut nikmat dan Ida kuminta menghentikan kocokan. Diujung penisku keluar cairan bening kental, tetapi mungkin cuma 2 tetes. Aku pada waktu itu belum mengalami mimpi basah.

Kami kemudian sering melakukan adegan seperti itu ketika mencari kayu bakar. Aku bahkan sudah membuat tempat khusus untuk kencan kami, yaitu ditengah semak dan di situ kami gelar lembaran tikar bekas dan dibawahnya dilapisi daun-daun kering. Tempatnya agak jauh ke dalam hutan.

Suatu kali aku teringat anjing melakukan hubungan kelamin, ketika kami sedang bercumbu. Tapi aku takut memasukkan penisku ke dalam lubang memek Ida, karena takut tidak bisa lepas seperti anjing yang sering aku lihat. Aku hanya ingin menempelkan ujung penisku ke lubang memek Ida . Ketika kucoba pertama kali rasanya lebih nikmat. Aku menggeser-geser penisku di memek Ida sampai aku puas.

Percumbuan kami terus mengalami kemajuan, sampai akhirnya aku mencoba menutup lubang memek Ida dengan kepala penisku. Berkali-kali kepala penisku meleset, seperti tidak bisa ditempatkan di memeknya. Aku pun berkali-kali berusaha , sampai akhirnya dengan menguak belahan memek Ida kepala penisku bisa menutup lubang memek Ida. Aku tekan-tekan, rasanya nikmat sekali, semakin aku tekan rasanya semakin nikmat. Sementara itu Ida protes karena dia katanya merasa sakit dan perih. Tapi aku yang dikuasai nafsu tidak perduli, sampai aku mencapai kepuasan.

Acara mengocok penisku dengan tangan sekarang sudah lagi tidak dilakukan. Aku selalu berusaha menutup kepala penisku ke belahan memek Ida. Aku mendapat akal agar mudah menutup kepala penisku di lubangnya memek ida maka kepala penisku kulumuri ludah. Dengan begitu rasanya lebih mudah bagiku menempatkan kepala penisku sehingga tidak kepeleset kemana-mana. Aku merasa sangat nikmat dan mungkin karena rasa nikmat itu aku menekan penisku makin keras. Aku tidak ingat akan anjing yang kelaminnya tidak bisa lepas sehabis kawin. Rasa nikmat itu membuatku menekan keras dan memaju mundurkan. Rasanya waktu itu aku bisa maju mundur sedikit-sedikit di memek Ida sampai aku mencapai kepuasan.

Sudah berapa kali aku dan Ida melakukan posisi seperti itu sampai akhirnya Ida tidak terlalu merasa sakit lagi. Anehnya Penisku bisa lebih mudah menancap di memek ida meski hanya kepalanya saja. Memek Ida jika aku tekan-tekan lama-lama seperti mengeluarkan lendir sehingga jadi licin.

Itulah sebabnya suatu kali aku tidak sengaja menekan terlalu keras ketika melakukan maju mundur sehingga penisku kejeblos ke dalam memek Ida. Ida menjerit dan dia menangis kesakitan. Aku pun terkejut, karena merasa penisku tenggelam di memek Ida. Tapi kok rasanya lebih nikmat. Tiba-tiba aku ingat soal anjing yang penisnya lengket. Buru-buru aku cabut. Ternyata bisa. Kulihat penisku berdarah, meski tidak banyak. Kuperhatikan memek Ida tidak ada darah meleleh. Aku lalu berpikir mungkin penisku lecet sehingga berdarah. Aku menyekanya dengan lap handuk yang selalu aku bawa untuk menyeka keringat. Kecermati penisku tidak terluka dan tidak ada rasa sakit. Sementara Ida mengeluh bahwa memeknya terasa perih.

Aku menduga mungkin memek Ida yang lecet karena aku terlalu dalam tadi membenamkan penisku. Dia mengambil sapu tangan handuknya dan melap celah memeknya. Terlihat disitu ada sedikit warna merah muda.

Aku kali itu mengakhiri permainan sebelum aku mencapai kepuasan. Aku terpaksa membopong kayu bakar Ida, karena katanya dia agak sakit kalau berjalan. Jalannya pada awalnya agak aneh, tetapi lama-kelamaan jadi normal.

Lebih dari seminggu aku tidak mengulangi adegan menancapkan penisku, meskipun aku punya keinginan kuat. Ida beralasan memeknya perih.

Mungkin 10 hari kemudian akhirnya Ida mau kembali melakukan adegan itu. Penisku agak mudah dimasukkan ke memek Ida, meski Ida mengernyit masih agak sakit katanya. Tapi aku merasa kenikmatan luar biasa ketika penisku terasa dicengkam oleh memek Ida. Aku melakukan gerakan maju mundur berkali-kali sampai akhirnya puas. Penisku sampai melemah di dalam memek Ida.

Setelah sekitar 5 kali permainan pada hari-hari berikutnya akhirnya aku lebih mudah memasukkan penisku ke memek Ida. Ternyata penisku lebih nikmat jika dijepit memek Ida daripada hanya digenggam-gengam.

Aku jadi terbiasa melakukan persetubuhan dengan Ida dan akhirnya menjadi kecanduan. Ida pun tampaknya sudah mulai menikmati persetubuhan karena pantatnya bergoyang-goyang ketika aku tusuk dengan penisku. Kami biasanya melakukan sampai 2 ronde di dalam hutan. Bahkan malam-malam kami melakukan lagi di bale-bale belakang rumah yang gelap.

Kami merahasiakan hubungan kami itu, meskipun aku rasanya ingin menceritakan pengalamanku yang mengasyikkan kepada teman-temanku. Tapi aku takut ketahuan, karena teman-temanku bisa saja tidak menjaga rahasia itu.

Sekitar setahun kemudian keluarga Ida pindah ke kota, sehingga aku kehilangan patner. Tetapi aku bisa membujuk teman cewekku yang lain untuk melakukan hubungan itu. Rita yang badannya lebih besar dari Ida berhasil aku setubuhi. Dia mulanya merasa sakit, tapi lama kelamaan dia juga bisa menikmati seperti halnya Ida.

Dari pelajaran biologi aku mengetahui kemudian bahwa jika sperma masuk ke dalam memek perempuan bisa menyebabkan kahamilan, aku kemudian membatasi tidak melepas spermaku, ketika suatu kali aku mulai memiliki sperma.

Ada sekitar 3 cewek yang sudah kusetubuhi di kampungku sampai aku akhirnya meneruskan sekolah di kota meneruskan SMA. ***

Komentar

  • wawan  On 2 Desember 2010 at 10:55 PM

    yg bner nich….

  • tamat sutikno  On 5 Januari 2012 at 11:04 PM

    Cerita mustahaalll

  • Anonymous  On 10 April 2012 at 9:35 PM

    Ha ha haah. .seru bgt tUch pnglaman ny

  • Anonymous  On 19 Juni 2012 at 10:13 PM

    Asik,aku suka ama anak kecil

    • Anonymous  On 26 Juni 2012 at 5:10 PM

      aq juga!

    • Anonymous  On 26 Juni 2012 at 5:11 PM

      sama dong, ak juga!

    • Boy  On 18 Oktober 2012 at 12:28 AM

      Aqu juga…………kalao nikin Club gimana………….

  • Anonymous  On 19 Juni 2012 at 10:23 PM

    Ada nggk y bisa maen ama anak sd?aku pingin sihh..

  • Anonymous  On 28 Juni 2012 at 10:11 AM

    jorok ihhhhhhhh emg laki laki g ada puasnya sm perempuan

    • robby  On 18 Juli 2012 at 1:13 PM

      Pastinya enak tuuhh,, aq pingin ngentot anak sd gendut putih deh!

  • Khar  On 30 Agustus 2012 at 8:54 PM

    Saya sangat suka dg cerita masa kecil msh adakah lagi cerita ngentot perawan cilik 6-7 thun.

  • Anonymous  On 8 Oktober 2012 at 5:19 PM

    pedofil smua

  • silvi  On 6 November 2012 at 9:40 PM

    Saya pernah baca cerita ini, tapi versi bahasa inggris. Cuman berbeda sedikit

  • Ari  On 12 November 2012 at 8:14 AM

    Pecandu anak kecil..

  • Anonymous  On 23 November 2012 at 7:08 AM

    woy itu dosa tau

  • rian hibram  On 23 November 2012 at 7:54 PM

    “you the best”coy mau jga dong!!!!!

  • rayuan sukma  On 30 November 2012 at 6:21 PM

    Pengalaman spt ini pasti juga pernah dirasakan oleh anak2 seusia yg lain.

  • Anonymous  On 15 Desember 2012 at 2:58 PM

    gimana cra nya tu,mengoda cwek kecil..,kyak nya asik bngat thu??

    • Daril  On 17 Agustus 2013 at 12:01 PM

      Aku mau ngewe

  • Aryha putra klana  On 17 Desember 2012 at 9:20 PM

    Mau ga ML dengan I

    AD?STA

  • Aneh bgts ko ida mau ya di setubuhi sma laki2 kya dia!  On 17 Desember 2012 at 11:17 PM

    Gello dhhh

  • Anonymous  On 19 Desember 2012 at 1:59 PM

    bangsat 2 banget kalian semua

  • abet  On 6 Januari 2013 at 10:01 PM

    gue punya anak sd yg bs di entot.pd mau g

    • aezakmi  On 10 Februari 2013 at 11:27 AM

      mau dong anak sd

    • ferry  On 2 April 2013 at 2:01 AM

      Mau dong ebet,kirim no mu ya

    • rizal  On 23 Mei 2013 at 3:00 AM

      kirim nox

  • Andi  On 6 Januari 2013 at 11:11 PM

    Abet krmin no’a aq mau bngt.

  • Anonymous  On 17 Januari 2013 at 6:05 PM

    wau kren nich yg lain ada nggk tu,aye pngn liht

  • fery  On 20 Januari 2013 at 12:47 PM

    asyik dengan anak kecil.aku pernah dengan anak 9 thn tdk bisa msk.hanya kepalanya doang yana msk.rasanya tdk percaya …itu cerita.

  • Tata fibri  On 21 Januari 2013 at 6:40 AM

    Emg enk apha ama anak sd?
    Kalo ama anak sma pda g mau nich,
    aq mau donk ,
    add facebook:zivtha smashblast
    twitter:zivtha
    ph0ne:085735178764

  • Dody  On 27 Januari 2013 at 1:58 PM

    Wat yg ce smp,sma hub aku 087880146402 dtunggu ya

    • Irfan  On 3 Agustus 2013 at 12:22 AM

      Pengen dong entot ank sd pa lg udia 8 thu pazti nyami…….. No no hp q 087844158446

  • iyan  On 7 Februari 2013 at 9:33 AM

    enak bnget tuh kyanya

  • jhonypablo90  On 8 Februari 2013 at 2:44 PM

    masuk fb 4-12 ok share disana

    • Anonymous  On 8 Maret 2013 at 4:12 PM

      gue dah coba cari di fb 4-12, kok gk ada, maksudnya bgmn?

  • Uun  On 11 Februari 2013 at 9:47 PM

    Enak bnet ble z mnta

  • rahmad  On 12 Februari 2013 at 11:31 AM

    lu pada bagi gue gak enak gue dong aye ngentot langsung puna istri

  • odin  On 20 Februari 2013 at 11:29 AM

    wah pengalaman itu kayanya pernah ku alami. Aku suka

  • rama  On 21 Februari 2013 at 4:57 AM

    emmm,,,,ini kyak ane dulu

  • Anonymous  On 28 Februari 2013 at 5:16 PM

    enk bngt anak sd, bikin ktagihan

  • sunsun  On 1 Maret 2013 at 3:50 PM

    ada videonya gak?, ksh tau ya!
    sunsun_lim@ymail.com

  • Yanto  On 3 Maret 2013 at 9:02 PM

    Kalau to ada ya moga2 ndang tobat

  • rudy  On 14 Maret 2013 at 8:08 PM

    ni kisah nyata q, dan ndk th kerasukan pa q ni,awalmya q dpt krjaan rehab gedung SD n disitu awalnya biasa2 ja n kerjaan q brjln 1mgg mulai knln ma anak kls 5 n6, dan lama2 kita akrab ma mereka,n salah satunya sebut namanya rika n konik,suatu mlm rika sms q n q tanggapi n ndk th knp q bz nglantur krjain dia dg bicara seks eh dia nanggapin lalu pagi disekolahan dia sms ajak ktmuan diblkg sekolahan,dan saat tu sepi bgt iman q ndk kuat kutarik rika dan kupeluk erat n rika ternyata mnkmti n napsuku smkin naik,tangan q meraba daday yg msh kecil bgt tp bnr2 tangan q. nekat masuk dlm CDnya ya mpun bnr2 kutempelkan batang penisku ke bibir v nya ya ampun akhirnya kupaksain tuk memasukan pnisku n diapun gigit kenceng pundak q n sekali2 kujilatin memeknya ohhww bnr2 ndk tahan nikmatnya n rika pun wlu ckit tp amat menikmati jg akhirnya kukocokan 10 kali ja langsung muncratmani q,dan stlh tu sering kita lakukan berulang2, n anehnya agi selisih 3 hari gantian konik ajak q ktmu n konik pun q setubuhi d dlm kontrakan q ya ampun nikmatnya…kisah nyata q…

  • William  On 28 Maret 2013 at 5:14 AM

    Yang masih sd n smp mau juga donk 083806203076

  • Anonymous  On 5 Mei 2013 at 5:01 PM

    Mantap

  • Tante Merry  On 22 Juni 2013 at 8:02 AM

    Call Me… 085359080542

  • Anonymous  On 3 Juli 2013 at 11:28 AM

    pngen qu vagina anak sd

  • Tampa indentitas  On 5 Juli 2013 at 9:08 AM

    Semua yy yg ad di sni berfikiran jorookkk….
    Kamseupayy..

  • heru diantoro  On 1 Agustus 2013 at 11:06 PM

    bgus?

  • Anonymous  On 8 September 2013 at 9:34 PM

    Aku pertama ngentot kelas 5 sd..nikmat bgt,di ajarin kk sepupu yang udah Smp

  • Anonymous  On 3 Oktober 2013 at 10:26 AM

    Ane ada koleksi Vid n Pict Underage dari Bayi ampe 15 thn, bagi yang mau tukeran koleksi or mau beli silahkan SMS or Tlpn 087817163110 (Antonius Nugroho)

  • Anonymous  On 27 November 2013 at 9:30 AM

    bisa aja ngebohong ny

  • risaf  On 11 Desember 2013 at 9:31 PM

    bila berminat tukaran video dan foro undeerage, silahkan kontak risafbodeng@yahoo.co.id

  • Anonymous  On 25 Desember 2013 at 3:39 PM

    Jjjjjjjjjiiiiiiiiiiiijjjjiiiiiiiikkkkkkhhhhh bbbbbaaaaannnggggggeeeeettttthhhhh ttttttttttttaaaaaaaaauuuuuuuuuuuuu

  • pemuas cewek  On 29 Desember 2013 at 12:52 PM

    087759281337

  • yahuuut  On 2 Januari 2014 at 9:03 AM

    ada g ya yg mau d ajak ngentot.

    #gatel

  • Anonymous  On 12 Januari 2014 at 12:16 PM

    wiich seru ni….tp ku pgn ngewe dgn org dwasa biar kontolnya gede n pnjng dech biar puas smp muncrat oooooh yeeeeess ngewe yuuuk

  • Anonymous  On 17 Januari 2014 at 3:26 PM

    rima

  • wow mau dong@=@ cwk yg mau  On 4 Februari 2014 at 3:21 PM

    asuo

  • Anonymous  On 20 Februari 2014 at 7:47 PM

    enk y …matap

  • jublun  On 22 Maret 2014 at 12:43 PM

    dosa woyy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 45 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: